Undang – Undang yang Mengatur Tentang Larangan Judi Pokerqq

Game pokerqq merupakan bagian permainan dari perjudian online dan hal ini sudah pasti menjadi larangan di negara kita karena pemerintah mendapatkan dampak buruk yang lumayan bisa dirasa. Namun banyak orang juga tidak bisa menutup mata bahwa game judi sangat menggoda, apalagi bagi mereka yang sangat terbutakan oleh uang hingga tidak bisa menolak tawaran berjudi.

Perjudian pokerqq atau sejenisnya sudah jelas memiliki larangan ketat di negara kita, Indonesia. Aturan yang dibuat pun tidak main – main dan bukan dijadikan bahan bercandaan loh. Sayangnya undang – undang yang mengatur tentang perjudian tidak disebarluaskan atau dikenalkan secara luas kepada masyarakat sehingga penerapannya pun tidak efektif dan masih ada banyak pelanggaran.

Akibat Judi Yang Dirasakan Pemerintah

Game sejenis pokerqq atau game perjudian lainnya seperti togel atau toto gelap memiliki daya pikat dan daya candu yang sangat tinggi dan ini menjangkit hampir sebagian besar masyarakat Indonesia pada zaman dahulu. Akibatnya ialah kemalasan warga negara menjadi sifat utama dan itu sangat berdampak kepada perkembangan dan kemajuan negara kita.

Logikanya, jika rakyat menjadi malas, maka angkatan kerja menjadi banyak yang tidka aktif dan akhirnya kekurangan tenaga kerja padahal sumber daya manusianya sangat banyak. Nah, kualitas dari SDM tersebut pun jadi berkurang dan akan semakin buruk bilamana tidak diambil langkah tegas berupa pelarangan game judi. Maka dari itu, pemerintah segera mengesahkan undang – undang tentang larangan berjudi.

Hukum Perjudian Konvensional

Perjudian pokerqq atau judi – judi yang dilaksanakan dengan cara konvensional atau bertemu dengan pemain satu sama lain secara langsung (tradisional) memiliki hukum tercatat yang jelas dibuat dan disahkan lebih dulu daripada hukum perjudian online. 

Di Indonesia, aturan ini tertulis dalam KUHP Pasal 303 dengan ancaman 10 tahun bagi mereka yang tanpa izin dan dengan sengaja menawarkan, menyebarluaskan, menjadikan pekerjaan, dan turut serta dalam perusahaan judi.

Tidak hanya hukuman penjara 10 tahun, namun pelaku juga diberi pilihan melunaskan denda sebesar Rp 25 juta. Namun anehnya hukuman ini diringankan menjadi hukuman penjara dengan durasi 9 tahun pada RUU KUHP yang tercatat pada pasal 9. 

Dilihat dari undang – undang yang dibuat, UU ini difokuskan kepada mereka yang menyebarkan. Maka dengan kata lain hukuman – hukuman yang telah dijelaskan ini hanya diperuntukan kepada bandar judi.

Hukum Perjudian Online

Kita tau bahwa pokerqq dapat dimainkan juga dengan cara online yang mana lebih modern daripada sebelumnya. Aturan larangan untuk game judi online pun sudah dibuat dengan sedemikian mungkin loh. Karena berbasis internet, maka aturan atau laangan pemerintah terkait judi online dimasukkan dalam ranah UU ITE, lebih tepatnya pada pasal 27 ayat 2 dan pasal 45 ayat 2 UU 19/2016 untuk ancaman hukumannya.

Larangan ini juga sama dengan larangan dalam pasal 303 bis KUHP / pasal 9 RUU KHUP yang mana hanya berlaku kepada bandar judi. Ancaman hukuman bagi bandar judi yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan, membuat, mentransmisikan yang memiliki muatan perjudian ialah pidana penjara dengan durasi paling lama selama 6 tahun atau melunaskan denda dengan nominal paling besar sejumlah Rp 1 milyar.

Pelaksanaan Hukum Judi Dan Kenyataan Lapangan

Hukum judi pokerqq atau game lain di indonesia haya difokuskan untuk para bandar, namun ada juga hukum atau larangan judi yang diberlakukan untuk pelaku. Sayangnya hukum ini tidka disebarluaskan di pamflet – pamflet sebagai himbauan kepada masyarakat umum seperti aturan atau larangan dari pemerintah yang lain. Sehingga jangan terkejut apabila anda masih menemui waga negara yang melakukan perjudian dengan bebas dan dibarengi dengan canda tawa.

Kita semua mengetahui bahwa pelaksanaan hukum di Indonesia masih sangat minim jika dibandingkan dengan hukum tertulisnya. Jadi kita pun tidak dapat banyak berharap namun juga tidak boleh hilang harapan atas pelaksanaan – pelaksanaan hukum ini. Lagipula operasi penangkapan pelaku judi, baik yang konvensional ataupun online, masih terlaksana dengan baik sehingga bisa memberikan bukti kepada pejudi di luar sana bahwa hukum ini benar – benar berlaku.